Baca Artikel

Kategori: Tokoh dan Peristiwa

Thomas Alva Edision

Blog Single

Salah satu temuannya sangat bermafaat hingga sekarang masih terus dikembangkan sebagai alat penerangan disaat gelap. Siapa yang belum mengetahui tentang sosok penemu satu ini, ia adalah Thomas Alva Edison. Ia merupakan salah satu penemu yang paling memberikan kontribusi besar bagi dunia berkat temuannya yaitu lampu pijar. Ia juga seorang pengusaha yang pertama kali memproduksi massal bola lampu temuannya.

Thomas Alva Edison merupakan pria berkebangsaan Amerika Serikat, yang lahir pada 11 Februari 1847 di Milan, O’hio.  Pada tahun 1854, keluarga Thomas pindah ke Port Huron, Michigan. Thomas di anggap sebagai siswa yang tertinggal dan tidak berbakat, sehingga gurunya memperingatkan Thomas kecil, bila ia tidak dapat belajar di sekolah. Tetapi ibunya berikeras bahwa Thomas merupakan anak yang berbakat dan kemudian ibunya bertekad untuk mengajar Thomas di rumah. Meskipun hanya belajar di rumah, Thomas kecil sudah menunjukkan keingintahuan dalam segala hal dan berantusias untuk mencoba segala hal.

Pada tahun 1868 Thomas Alva Edison mendapatkan pekerjaan sebagai operator telegraf di Boston, waktu luangnya digunakan untuk melakukan percobaan teknik dan akhirnya berhasil menemukan intercom elektrik. Thomas memperoleh hak paten pertama untuk alat electric vote recorder, namun tidak ada yang tertarik untuk membeli alat tersebut. Pada tahun 1877 Thomas telah menemukan phonograph, ia menyadari sumber cahaya semacam itu sangatlah penting bagi kehidupan manusia. Thomas mencurahkan segala pikiran, waktu dan tenaga serta menghabiskan uangnya sebesar 40.000 dolar dalam dua tahun untuk melakukan percobaan membuat lampu pijar. Lalu pada tahun 1879 Thomas Alva Edison berhasil menemukan proyektor untuk film-film kecil.

Masih banyak lagi hasil penemuan Edison yang bermanfaat. Secara keseluruhan Edison telah menghasilkan 1.039 hak paten. Penemuannya yang jarang disebutkan antara lain : telegraf cetak, pulpen elektrik, proses penambangan magnetik, torpedo listrik, karet sintetis, baterai alkaline, pengaduk semen, mikrofon, transmiter telepon karbon dan proyektor gambar bergerak.

Thomas Edison juga berjasa dalam bidang perfilman. Ia menggabungkan film fotografi yang telah dikembangkan George Eastman menjadi industri film yang menghasilkan jutaan dolar seperti saat ini. Dalam biografi Thomas Alva Edison, pada masa ini Edison hampir kehilangan pendengarannya akibat kecelakaan. Tetapi dia tidak menganggapnya sebagai cacat malah menganggapnya sebagai keuntungan karena ia banyak memiliki waktu untuk berpikir daripada untuk mendengarkan pembicaraan kosong.

Dia pun membuat Black Maria, suatu studio film bergerak yang dibangun pada jalur berputar. Melewati tahun 1920-an kesehatannya kian memburuk dan beliau meninggal dunia pada tanggal 18 Oktober 1931 pada usia 84 tahun.

Bagikan Artikel:

"Change and Moving Forward with Technology"