Baca Artikel

Kategori: Info Teknologi

Mampu Tiru Raut Wajah Manusia, inilah Robot Animatronik

Blog Single

Teknologi yang ada pada zaman sekarang semakin canggih dan bertumbuh sangat pesat. Ambil contoh perkembangan robot berbasis kecerdasan buatan (AI, Artificial Intelligence). Salah satu bentuk implementasinya adalah robot yang dapat meniru raut wajah manusia.

Seperti dilansir Liputan6.com, Selasa (11/9/2018), seniman asal Jepang Takayuki Todo mengembangkan robot animatronik bernama SEER (Simulative Emotional Expression Robot), dengan wujud kepala berbahan silikon yang dapat meniru mimik wajah manusia.

Berdasarkan penelitian para pengembang robot, SEER menggunakan sensor kamera untuk melacak dan meniru ekspresi wajah manusia. Robot ini terdiri dari beberapa panca indra seperti bentuk mata, alis, bahkan kepala yang dapat bergerak.

SEER sendiri dibesut oleh seniman asal Jepang, Takayuki Todo. Ia mengungkapkan, robot besutannya terbuat dari bahan elastis yang lembut dan membuatnya semakin lentur.

“Tujuan penelitian dan pengembangan saya ini, bukan untuk menjawab secara filosofis terkait robot bisa membaca pikiran atau emosi seperti manusia,” tutur Todo. Baginya, ia menciptakan SEER hanya untuk menggambarkan ekspresi wajah dengan bentuk yang sama seperti manusia ke dalam dunia nyata. Ini bukan pertama kalinya Todo mengembangkan sebuah robot animatronik. Sebelumnya, Todo juga sempat memproduksi robot Gazeroid–Humanoid dengan interaksi kontak mata yang dapat menggerakkan kepala.

Selain robot SEER, ada juga robot lain dengan teknologi yang tak kalah menarik perhatian. Sebuah startup robotik asal Spanyol, Babyclon, menciptakan robot animatronik. Menariknya, robot ini memiliki fisik bayi manusia sungguhan. Mereka memamerkan robot bayi itu di sebuah pameran robot yang diadakan di Bilbao pada pekan lalu.

Dilansir Huffington Post, Rabu (21/6/2017), robot bayi tersebut tampak bernafas dan memiliki denyut jantung seperti manusia. Pemilik bisa menggendongnya dan dapat memberinya makan!Secara fungsi, robot ini memang menyerupai bayi sungguhan yang harus dirawat. Jika tidak diberi makan atau tidak digendong, robot bayi akan menangis.

Uniknya, robot bayi tersebut memiliki kulit halus seperti bayi sungguhan. Babyclon mengungkap, kulit robot bayi terbuat dari material silikon premium, sehingga membuatnya menjadi elastis dan fleksibel. “Material ini menyerupai kulit manusia, tapi lebih tipis,” tulis Babyclon dalam keterangannya. Babyclon menciptakan robot bayi dengan tujuan khusus. Pertama, robot bayi diciptakan untuk mahasiswa kedokteran yang mengambil stase kedokteran anak (pediatrik) dan ingin mempelajari anatomi tubuh bayi.

Kedua, robot bayi ini bisa digunakan oleh ibu hamil sebagai alat latihan untuk merawat calon anaknya. Tak cuma itu, robot bayi juga bisa menjadi teman penderita dementia alzheimer serta para ibu yang baru saja mengalami miscarriage (keguguran). Robot bayi akan dijual di wilayah Eropa dan Amerika Serikat. Tidak diungkap apakah robot tersebut akan menyambangi Indonesia atau tidak. Yang pasti, harga robot bayi ini dibanderol dengan jumlah yang tidak sedikit. Untuk memiliki satu robot bayi, kamu perlu merogoh kocek setidaknya US$ 5.000 atau setara dengan Rp 66 juta.

Bagikan Artikel:

"Change and Moving Forward with Technology"