Aplikasi Bausastra Jawa Resmi Diluanching Oleh Drs. Sulistyo dan Singgih Raharjo, SH, M.Ed


         2015-12-10 14:07:44 |  author : totok Bagikan

Balai Tekkomdik DIY - Dunia pendidikan, penelitian, dan pengembangan bahasa, sastra, dan budaya Jawa memerlukan sumber rujukan untuk memahami arti kata, istilah, dan penggunaan kosa kata bahasa Jawa yang terdapat dalam sumber-sumber penelitian. Selama ini, buku rujukan arti kata masih fokus menggunakan kamus BAUSASTRA JAWA karangan WJS Poerwadarminto. Kamus ini menyimpan entry (kosa kata utama) yang paling lengkap dan jelas.

Sejak diterbitkan pada tahun 1939, kamus ini sudah tidak lagi diterbitkan. Dengan jangka waktu yang demikian panjang itu, membaca kamus ini sungguh sangat menyulitkan pembaca pada umumnya. Kesulitan itu terutama pada tampilan huruf yang nyaris sudah tidak dapat dibaca lagi (samar-samar). Kedua, kamus ini masih menggunakan ejaan lama, sehingga penataan (format alfabetisnya) dan pembacaannya memerlukan kemampuan ekstra untuk mencarinya dengan teliti.  Lebih dari itu, berdasarkan pengalaman di dunia pendidikan dan penelitian, banyak peneliti asing yang tertarik menguak sejumlah rahasia budaya Jawa yang bersumber dari naskah-naskah lama, maupun idiom-idiom Jawa klasik yang penting, terbentur pada kesulitan memahami arti dan penggunaan kosa kata Jawa klasik yang sangat sulit dan kurang familier. 
Oleh karena itu, mereka membutuhkan buku sumber arti yang representative. Dan buku rujukan arti itu, sampai sekarang yang paling tepat adalah Baoesastra Djawa. Namun, sekali lagi banyak keluhan terkait dengan kondisi kamus yang sudah ketinggalan (out of date), baik dari segi format, tampilan, maupun kemutakhirannya. 
Terkait dengan hal itu, perlu ada usaha nyata dan sungguh-sungguh untuk melakukan upaya pemutakhiran dan digitalisasi kamus tersebut. Balai Teknologi Komunikasi Pendidikan (BTKP) DIY selaku Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Dikpora DIY yang bergerak di bidang pengembangan media pembelajaran untuk pendidikan, akan melakukan pemutakhiran dan digitalisasi kamus baoesastra jawa. 
Tujuan dari kegiatan pemutakhiran dan digitalisasi kamus baoesastra jawa adalah: menghasilkan karya nyata yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat di dunia pendidikan, penelitian, dan pengembangan bidang bahasa, sastra, dan budaya Jawa, berupa: kamus BAOESASTRA DJAWA edisi mutakhir dengan ejaan dan format baru, yakni format cetak dan format Digital. Format Digital dapat diakses oleh para Pengguna melalui smartphone mereka, dengan mengunduh secara GRATIS melalui Google Play Store bagi para pengguna Android, dan Appstore bagi para pengguna iOS/Apple. 
Apa yang kami lakukan ini, merupakan sebuah semangat yang dilandasi Yogyakarta sebagai daerah istimewa yang sangat lekat dengan ikon pengembangan dan penelitian kebudayaan. Menurut kami, nilai dan substansi keistimewaan Yogyakarta haruslah dapat mengilhami semua warga Yogyakarta dan Indonesia pada umumnya, dengan melahirkan karya besar dan monumental berupa bahasa sastra dan budaya Jawa. Pada gilirannya, akan banyak peneliti dan pecinta budaya Jawa berbondong-bondong melakukan penelitian dengan rujukan kamus mutakhir tersebut.
Proses Pemutakhiran dan Digitalisasi Bausastra Jawa telah selesai dilaksanakan dalam kurun waktu bulan April s.d. November 2015. Dalam Proses Pemutakhiran dan Digitalisasi Baoesastra Djawa, kami bekerjasama dengan Pusat Studi Bahasa Jawa, FBS UNY, yang beranggotakan 11 (sebelas) Dosen Senior dan 32 Mahasiswa jurusan Bahasa Jawa FBS UNY. 
Dari Proses Pemutakhiran dan Digitalisasi ini, telah tercipta Kamus Bausastra Jawa yang up to date, dengan ejaan yang telah disempurnakan, disertai tambahan lambang fonetis pada setiap entri huruf. Dengan tambahan fonetis ini, akan memudahkan setiap pengguna bagaimana mengeja/membaca kata tersebut.
Selain itu, kami juga telah menambah entri-entri baru yang menyesuaikan dengan perkembangan sastra Jawa saat ini. Yang tidak kalah penting, Kamus Bausastra Jawa terbaru ini juga telah dilengkapi dengan contoh penggunaan kata dalam kalimat-kalimat berbahasa Jawa.  
Total terdapat 36.692 (tiga puluh enam ribu enam ratus sembilan puluh dua) entri kata yang ada pada Kamus Baoesastra Djawa Versi Digital. Jumlah ini akan kami tingkatkan terus tahun demi tahun, agar Kamus Baoesastra Djawa Versi Digital menjadi semakin lengkap, dan terpercaya sebagai rujukan leksikografi digital Bahasa Jawa di Yogyakarta pada khususnya, dan di Indonesia pada umumnya. 
Selanjutnya, untuk mensosialisasikan karya monumental ini, BTKP DIY berencana untuk menyelenggarakan kegiatan Launching Baoesastra Djawa Versi Digital. Launching akan dilaksanakan di Auditorium Dinas Dikpora DIY, Kamis, 10 Desember 2015, pukul 09.00 s.d. 11.00 WIB. 
Adapun kegiatan Launching Baoesastra Djawa Versi Digital, akan mencakup beberapa agenda, diantaranya adalah : 

Sejak diterbitkan pada tahun 1939, kamus ini sudah tidak lagi diterbitkan. Dengan jangka waktu yang demikian panjang itu, membaca kamus ini sungguh sangat menyulitkan pembaca pada umumnya. Kesulitan itu terutama pada tampilan huruf yang nyaris sudah tidak dapat dibaca lagi (samar-samar). Kedua, kamus ini masih menggunakan ejaan lama, sehingga penataan (format alfabetisnya) dan pembacaannya memerlukan kemampuan ekstra untuk mencarinya dengan teliti.  Lebih dari itu, berdasarkan pengalaman di dunia pendidikan dan penelitian, banyak peneliti asing yang tertarik menguak sejumlah rahasia budaya Jawa yang bersumber dari naskah-naskah lama, maupun idiom-idiom Jawa klasik yang penting, terbentur pada kesulitan memahami arti dan penggunaan kosa kata Jawa klasik yang sangat sulit dan kurang familier. 

Oleh karena itu, mereka membutuhkan buku sumber arti yang representative. Dan buku rujukan arti itu, sampai sekarang yang paling tepat adalah Baoesastra Djawa. Namun, sekali lagi banyak keluhan terkait dengan kondisi kamus yang sudah ketinggalan (out of date), baik dari segi format, tampilan, maupun kemutakhirannya.

Terkait dengan hal itu, perlu ada usaha nyata dan sungguh-sungguh untuk melakukan upaya pemutakhiran dan digitalisasi kamus tersebut. Balai Teknologi Komunikasi Pendidikan (BTKP) DIY selaku Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Dikpora DIY yang bergerak di bidang pengembangan media pembelajaran untuk pendidikan, akan melakukan pemutakhiran dan digitalisasi kamus bausastra jawa. 

Tujuan dari kegiatan pemutakhiran dan digitalisasi kamus baoesastra jawa adalah: menghasilkan karya nyata yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat di dunia pendidikan, penelitian, dan pengembangan bidang bahasa, sastra, dan budaya Jawa, berupa: kamus BAOESASTRA DJAWA edisi mutakhir dengan ejaan dan format baru, yakni format cetak dan format Digital. Format Digital dapat diakses oleh para Pengguna melalui smartphone mereka, dengan mengunduh secara GRATIS melalui Google Play Store bagi para pengguna Android, dan Appstore bagi para pengguna iOS/Apple. Apa yang kami lakukan ini, merupakan sebuah semangat yang dilandasi Yogyakarta sebagai daerah istimewa yang sangat lekat dengan ikon pengembangan dan penelitian kebudayaan. Menurut kami, nilai dan substansi keistimewaan Yogyakarta haruslah dapat mengilhami semua warga Yogyakarta dan Indonesia pada umumnya, dengan melahirkan karya besar dan monumental berupa bahasa sastra dan budaya Jawa. Pada gilirannya, akan banyak peneliti dan pecinta budaya Jawa berbondong-bondong melakukan penelitian dengan rujukan kamus mutakhir tersebut.

Proses Pemutakhiran dan Digitalisasi Bausastra Jawa telah selesai dilaksanakan dalam kurun waktu bulan April s.d. November 2015. Dalam Proses Pemutakhiran dan Digitalisasi Baoesastra Djawa, kami bekerjasama dengan Pusat Studi Bahasa Jawa, FBS UNY, yang beranggotakan 11 (sebelas) Dosen Senior dan 32 Mahasiswa jurusan Bahasa Jawa FBS UNY. 

Dari Proses Pemutakhiran dan Digitalisasi ini, telah tercipta Kamus Bausastra Jawa yang up to date, dengan ejaan yang telah disempurnakan, disertai tambahan lambang fonetis pada setiap entri huruf. Dengan tambahan fonetis ini, akan memudahkan setiap pengguna bagaimana mengeja/membaca kata tersebut.

Selain itu, kami juga telah menambah entri-entri baru yang menyesuaikan dengan perkembangan sastra Jawa saat ini. Yang tidak kalah penting, Kamus Bausastra Jawa terbaru ini juga telah dilengkapi dengan contoh penggunaan kata dalam kalimat-kalimat berbahasa Jawa. 

Total terdapat 36.692 (tiga puluh enam ribu enam ratus sembilan puluh dua) entri kata yang ada pada Kamus Baoesastra Djawa Versi Digital. Jumlah ini akan kami tingkatkan terus tahun demi tahun, agar Kamus Baoesastra Djawa Versi Digital menjadi semakin lengkap, dan terpercaya sebagai rujukan leksikografi digital Bahasa Jawa di Yogyakarta pada khususnya, dan di Indonesia pada umumnya.

Selanjutnya, untuk mensosialisasikan karya monumental ini, BTKP DIY berencana untuk menyelenggarakan kegiatan Launching Baoesastra Djawa Versi Digital. Launching akan dilaksanakan di Auditorium Dinas Dikpora DIY, Kamis, 10 Desember 2015, pukul 09.00 s.d. 11.00 WIB. 

Adapun kegiatan Launching Baoesastra Djawa Versi Digital, akan mencakup beberapa agenda, diantaranya adalah :

  1. Launching Baoesastra Djawa Versi Digital.
    Kamus Bausastra Jawa versi Digital dan Versi Cetak edisi terbaru, akan dilaunching oleh Asisten I Bidang Kesra Sekda DIY, Drs. Sulistyo, CN., SH., M.Si. Kegiatan launching ini akan dihadiri oleh para stakeholder di bidang pendidikan di DIY, para Kepala Dinas, Pengawas, Kepala Sekolah, Guru, dan para Siswa di DIY.
  2. Talkshow Baoesastra Djawa Versi Digital
    Setelah launching oleh Asisten 1 Sekda DIY Bidang Kesra, acara akan diteruskan dengan Talkshow “Bedah Kamus Baoesastra Djawa Versi Digital”, yang akan membahas secara lengkap mengenai Digitalisasi Baoesastra Djawa, mulai dari analisa pengembangan sistem, penyusunan desain, pembentukan Tim, pembuatan sistem digitalisasi, hingga finalisasi digitalisasi Kamus Bausastra Jawa. Selain itu, talkshow ini juga akan membahas mengenai keunggulan Kamus Baoesastra Djawa versi Digital dan manfaatnya bagi masyarakat pendidikan di DIY pada khususnya, dan di Indonesia pada umumnya. Sebagai Narasumber dari Talkshow ini adalah Kepala BTKP DIY, Singgih Raharjo, SH., M.Ed., Pengembang Konten Baoesastra Djawa Versi Digital, Pro. Dr. Endang Nurhayati – UNY, dan Guru Bahasa Jawa dari SMPN 4 Tempel, Sri Winarti, M.Pd. 
  3. Pameran Produk-Produk Budaya Berbasis Digital 
    Selain Kamus Baoesastra Djawa versi Digital dan Versi Cetak up to date, pada tahun ini, BTKP DIY juga mengembangkan produk-produk Budaya Berbasis Digital. Pada kesempatan kegiatan Launching ini, kami juga akan memamerkan produk-produk Budaya berbasis Digital yang telah berhasil kami kembangkan. Produk-produk tersebut diantaranya adalah iBook Ensiklopedi Kraton Yogyakarta, iBook Ensiklopedi Museum Yogyakarta, Video Budaya "Tedak Sinten", "Tetesan", Animasi Berbasis Budaya "Misteri Gunung Merapi", dan lain sebagainya. 

Baca Juga :





 PROFIL KAMI

 STATISTIK

User Online : 1
Total hits : 910206
Pengunjung Hari ini : 30
Pengunjung Kemarin : 31
Pengunjung Bulan ini : 625
Pengunjung Tahun ini : 73447
Total Pengunjung : 403987

 KATA INSPIRASI

Membaca tanpa merenungkan adalah bagaikan makan tanpa dicerna. (Mohammad Hatta)