PENDAPAT GURU : Selamat Datang Profesor


         2009-05-15 17:07:52 |  author : Admin Bagikan

PROGRAM Profesor Masuk Sekolah (PMS) yang bakal melibatkan sekitar 700 profesor/guru besar dan bertujuan meningkatkan mutu pendidikan di setiap jenjang pendidikan sekaligus sebagai wujud kepedulian, ternyata telah mendapat respons positif dari berbagai kalangan terutama para tokoh pelaku pendidikan, Dewan Pendidikan Propinsi DIY dan juga kami para guru.
Meski belum begitu jelas bentuknya, apakah semacam seminar, kunjungan, ceramah umum, workshop, bagi guru di satuan pendidikan, ataukah nantinya pak profesor tersebut akan langsung berinteraksi dengan siswa, semua itu tentulah sangat membanggakan, karena merupakan bentuk gebrakan kepedulian (care) dan berbagi rasa (share) dari universitas ke satuan pendidikan bawah telah tampak mulai dirintis. Harapan ke depan nantinya mampu menepis anggapan bahwa sistem pendidikan sekarang cenderung terkotak-kotak alias terkesan jalan sendiri-sendiri.
Bak disiram air embun yang menyejukkan, kalau boleh saya bilang apabila hal itu akan benar-benar terwujud. Bagaimana tidak, seorang profesor/guru besar yang menurut anggapan kami selama ini notabene hanya pantas mengunjungi event penting, sekarang mau menapakkan kaki ke sekolah yang notabene tidak semua sempurna seperti anggapan para petinggi profesor.
Namun di sisi lain kami juga sempat khawatir hal itu bisa terwujud, mengingat sudah sering kita para guru disuguhi kebijakan yang masih sulit diwujudkan, sebagai contoh ‘sertifikasi guru’, kebijakan jelas sudah ada, namun aturan pendukung yang melekat padanya belum ada, sehingga belum semua guru dapat menikmati buah manisnya sertifikasi.
Permasalahannya sekarang adalah, kita baru bisa berbangga dengan akan hadirnya pak profesor ke sekolah. Sebenarnya ibarat jalan sudah terbuka lebar, beliaunya pun telah sanggup, jadi tinggal  menindaklanjuti. Untuk itu selanjutnya kita tunggu saja rambu-rambu/aturan dari dinas terkait dan lintas lembaga tersebut.
Apakah dengan sistem jemput bola, kita yang mengusulkan ke universitas, ataukah bagaimana? Mengingat menurut rencana pak profesor akan berkunjung ke sekolah di sekitar tempat kerja/tempat tinggal beliau. Yang penting dengan penuh harap kami siap menerima dan menyambut dengan penuh antusias kiprah para profesor tersebut sampai ke satuan pendidikan yang paling rendah sekali pun.

 

Oleh: Dra. Eny Hartari (Guru SD Muhammadiyah Ngupasan Yogyakarta)

Baca Juga :





 PROFIL KAMI

 STATISTIK

User Online : 1
Total hits : 910217
Pengunjung Hari ini : 30
Pengunjung Kemarin : 31
Pengunjung Bulan ini : 625
Pengunjung Tahun ini : 73447
Total Pengunjung : 403987

 KATA INSPIRASI

Membaca tanpa merenungkan adalah bagaikan makan tanpa dicerna. (Mohammad Hatta)