Chester Carlson


         2016-06-08 09:52:06 | author : admin Bagikan

Chester Carlson (1906-1968), fisikawan Amerika, ahli hukum paten, dan penemuan xerografi, proses reproduksi dokumen dan gambar secara elektronik-kini dikenal sebagai fotokopi.

Lahir di Seattle, Washington, AS, pada 8 February 1906, dan meninggal kota New York, pada 19 September 1968. Carlson bekerja di percetakan sebelum belajar fisika di Institut Teknologi California.

Lulus pada 1930, dia sempat bekerja di Perusahan telepon bell, mengambil kuliah hukum, dan bekerja di bagian paten di sebuah perusahan elektronika di Kota New York. Carlson mengalami kesulitan untuk mengkopi dokumen dan gambar-gambar paten, karena itu pada saat luang dia berusaha menemukan metode mengkopi yang murah dan bersih, khususnya bahan-bahan tercetak dan gambar. Pada masa itu memang sudah ada mesin fotokopi panas atau fotokopi kimia. Tetapi kedua jenis fotokopi ini membutuhkan biaya besar, kurang praktis, dan mutunya kurang baik.

Carlson lantas mengembangkan proses tarik gaya elektrostatik yang menyebabkan bubuk dapat melekat pada kertas. Metode ini berhasil diterapkan pertama kali pada 22 oktober 1938. Karena proses ini tidak melibatkan tinta, Carlson menyebutnya teknik xerografi, dari bahasa Yunani yang berarti “tulisan kering”. Pada masa kini proses ini lebih dikenal dengan sebutan fotokopi.

Proses ini melibatkan plat yang dilapis dengan bahan yang peka cahaya yang diberikan muatan listrik positif. Bubuk yang disebut toner diberi muatan listrik negative. Dengan demikian plat dan toner tarik-menarik satu sama lain. Dengan menerapkan prinsip pemantulan cahaya, gambar dikopi ke atas kertas, kemudian dengan menggunakan panas  gambar itu “dilekatkan” pada kertas. Proses fotokopi berlangsung cepat, kering dan bersih. Variasi lain dari proses ini, disebut xeografi, digunakan untuk menghasilkan gambar sinar-X.

Meksipun penemuan ini kemudian menjadi standar diseluruh dunia. Carlson memerlukan wakyu bertahun-tahun untuk memproleh hak patennya (1940). Dia juga mengalami kesulitan menemukan perusahan yang mau memasarkan proses fotokopi. Pada 1944 dia berhasil menyakinkan Battelle Memorial Institute, sebuah organisasi riset industry nirlaba, untuk mengembangkan penemuan ini.

Pada 1947, Haloid Company dari Rochester, New York, tertarik penemuan ini. Bekerja sama dengan perusahan ini, yang kemudian berganti nama menjadi Xerox Corporation, Carlson mengembangkan proses fotokopi untuk keperlukan kantor. Pada 1959 Xerox Corporation memperkenalkan mesin fotokopi otomatis pertama.

Sumber: Ensiklopedi Tokoh Sains


 Baca juga :

 PROFIL KAMI

 STATISTIK

User Online : 1
Total hits : 927117
Pengunjung Hari ini : 23
Pengunjung Kemarin : 36
Pengunjung Bulan ini : 298
Pengunjung Tahun ini : 73862
Total Pengunjung : 404402

 KATA INSPIRASI

Membaca tanpa merenungkan adalah bagaikan makan tanpa dicerna. (Mohammad Hatta)