Sambutan Kepala Balai Teknologi Komunikasi Pendidikan DIY


Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) di era globalisasi sangat pesat, sehingga pemanfaatan kemajuan TIK untuk pendidikan merupakan suatu keniscayaan.

Balai Teknologi Komunikasi Pendidikan (BTKP) Yogyakarta sebagai salah satu unit pelaksanaan teknis daerah (UPTD) di bawah naungan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Provinsi D.I.Yogyakarta mempunyai tugas pokok melaksanakan pengembangan dan memproduksi media pembelajaran berbasis TIK untuk menunjang peningkatan dan pemerataan mutu pendidikan.

Berkaitan dengan itu, maka pemindahan pegelolaan jogjabelajar.org sebagai salah satu laman pembelajaran dari Dinas Dikpora ke BTKP merupakan hal yang tepat. Ditambah lagi dengan mulai dilaksanakannya kerjasama Dinas Dikpora DIY dengan kementrian Kominfo RI dalam program kegiatan yang bertajuk Pemanfaatan TIK untuk peningkatan dan pemerataan mutu pendidikan di DIY pada tahun 2010 ini, merupakan harapan yang menjanjikan dalam mendukung upaya pemasyarakatan pemanfaatan TIK untuk pendidikan.

BTKP sendiri mulai tahun 2010 ini, telah melakukan beberapa inovasi kegiatan untuk dapat lebih memasyarakatkan pemanfaatan TIK dalam pembelajaran. Kegiatan tersebut antara lain pemberian kesempatan kepada guru untuk berpartisipasi dalam penambahan web-content jogjabelajar.org; penelitian kepemilikan dan pemanfaatan komputer di sekolah; dan berbagai lomba berbasis TIK bagi siswa, guru, maupun sekolah.

Mengacu pada konsep MGMP, yaitu “dari, oleh dan untuk guru” dalam upaya peningkatan kualitas pembelajaran di kelas yang pada gilirannya diharapkan akan meningkatkan prestasi belajar siswa, bersama Bapak/Ibu guru se DIY, BTKP siap untuk menjadi pengembang dan produsen media pembelajaran berbasis TIK, serta sebagai pusat sumber belajar berbasis TIK


 PROFIL KAMI

 STATISTIK

User Online : 1
Total hits : 874255
Pengunjung Hari ini : 31
Pengunjung Kemarin : 30
Pengunjung Bulan ini : 364
Pengunjung Tahun ini : 72579
Total Pengunjung : 403119

 KATA INSPIRASI

Membaca tanpa merenungkan adalah bagaikan makan tanpa dicerna. (Mohammad Hatta)