Asyiknya Membuat Animasi Pembelajaran Dengan Videoscribe


         2017-04-12 13:55:01 |  author : admin Bagikan

Sebanyak 50 guru PAUD se-DIY mengikuti Bimtek Pemanfaatan TIK di Balai Tekkomdik Dinas Dikpora DIY. Meskipun mayoritas peserta belum terlalu familiar dengan aplikasi videoscribe, namun mereka sangat antusias dalam mengikuti Bimtek Pemanfaatan TIK ini. Membuat media pembelajaran menggunakan videoscribe sangat menuntut kreativitas dari para guru.

Pada dasarnya aplikasi Videoscribe ini menggabungkan tiga unsur utama yaitu gambar, teks dan suara. Bagi para peserta menggabungkan tiga unsur tersebut merupakan tantangan tersendiri. Selain memberikan materi inti mengenai Videoscribe, para narasumber juga memberikan tips dan trik sederhana namun bermanfaat yang mungkin terlewatkan atau luput dari perhatian peserta, misalnya tips dan trik dalam mengedit gambar/foto.

Pada hari ketiga Bimtek Pemanfaatan TIK ini Rabu (12/04/2016), para peserta sudah mulai mahir dalam menggunakan aplikasi videoscribe. Tidak dapat dipungkiri lagi, bahwa TIK berperan sebagai salah satu alternatif solusi dalam kegiatan belajar mengajar. Diharapkan setelah mengikuti Bimtek ini, Bapak/ibu Guru PAUD bisa meluangkan waktunya untuk membuat animasi pembelajaran menggunakan videoscribe serta dapat menularkan ilmu yang didapat kepada guru-guru lain di sekolah masing-masing.

Komaryati Ekaningtyas guru TK ABA Kedungpoh Nglipar memberikan masukan yaitu “mohon diselenggarakan juga Bimtek  Produksi Audio, dikarenakan murid-murid jenjang PAUD sering mengikuti lomba menari dan kami para guru sangat membutuhkan keterampilan untuk mengedit Audio sebagai backsound tari tersebut”.

Di hari terakhir Bimtek Pemanfaatan TIK ini, para peserta wajib untuk mengumpulkan hasil karya animasi pembelajarannya masing-masing.

Baca Juga :





 PROFIL KAMI

 STATISTIK

User Online : 1
Total hits : 962076
Pengunjung Hari ini :
Pengunjung Kemarin :
Pengunjung Bulan ini :
Pengunjung Tahun ini :
Total Pengunjung :

 KATA INSPIRASI

Membaca tanpa merenungkan adalah bagaikan makan tanpa dicerna. (Mohammad Hatta)